Akhir - akhir ini, boku punya hobi baru : berimajinasi. Setiap saat, setiap tempat, setiap kali memungkinkan. Apa pun yang melintas di hadapan boku boku khayalin. Oke, akan boku kasih satu hasil imajinasi boku ya.
( Oh iya, pihak kurang beruntung yang boku khayalin punya blog! Nih )
Di sebuah kawasan elit di Jakarta, di mana anak - anaknya ada yang maho, suka ngelempar bata, makan cendol, dan lain - lain, hiduplah seorang anak cewek berumur 13 tahun. Tinggi 156, berat 38000 gram, dan bisa dibilang postur pas - pasan. Sekilas, dia kelihatan kayak anak culun. Sangat gampang dikicepin. BerIQ sangat tinggi. Tampang pasrah kepada keadaan. Tapi, when the day left and the night almost high...
She turned into DJ Gal! *werewolf* Dia bakal jadi sehebat DJ Tiesto karena memang dia jadi muridnya. Dia bisa masuk ke klub mana saja tanpa harus nunjukin KTP. Setiap kali ngeDJ di sebuah klub, orang - orang sekitar situ berebut masuk. Dia bisa bikin orang joget nonstop. Gajinya kalo sejam ngeDJ $20000.
Biar begitu, dia tetap jadi orang sederhana. Dia tinggal di sebuah apartemen. Tapi bukan apartemen biasa. Gedungnya 20 lantai, kamar - kamarnya dilengkapi home theatre, brankas kecil, dll. Fasilitasnya ada wireless di seluruh lantai, kolam renang, lapangan badminton, transportasi gratis ke sekolah - sekolah, hall luas, langsung menghadap ke gunung dan masih banyak lagi. Seminggunya $200, jumlah yang cukup murah untuk dibayar seorang DJ kaya seperti dia. Sebagian besar penghuninya suka buka kaskus. Akibatnya dia jadi ikut - ikutan suka buka kaskus. Awalnya dia suka buka - buka di warnet sebelah apartemen. Tapi dia bosen soalnya sebagian besar pengunjung warnetnya orang anak - anak kampung yang alay - alay. Akhitnya dia pun membeli sebuah laptop baru. Untuk memuaskan kebutuhan ngaskusnya.
Beberapa bulan kemudian, dia dipanggil oleh mahagurunya, DJ Tiesto, untuk diajarkan ilmu ngeDJ yang baru. Dia pun segera membeli modem baru, agar tetap bisa ngaskus. Sesampainya di negeri si mahagurunya, dia pun menunjukan situs asli indonesia itu kepadanya.
" Guru, ini adalah situs yang selalu hamba saya buka. Namanya kaskus. Saya mohon Guru membukanya."
Akhirnya sang DJ pun membuka situs itu. Dia pun sedikit demi sedikit belajar bahasa Indonesia, lalu mulai mencintai negeri ini. Tak lupa dia membuka blog muridnya tersebut.
Akhirnya, atas ajakan muridnya itu pun DJ Tiesto tinggal di Indonesia.
+chan%C3%97co+close.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar