Aaaaah... =A='

Sabtu, 30 Januari 2010

Hari terakhir di Cigombong. Punggung santri - santri 72 jam terasa remuk. Boku nggak terkecuali. Setelah hiking mendaki gunung melewati lembah dan tidur hampir 3/4 hari di kamar guru karena radang tenggorokan yang datang terlalu tiba - tiba, badan boku dengan suksesnya kehilangan banyak tenaga hanya untuk tidur. Ternyata obat dari klinik di sebelah pesantren punya pengaruh obat tidur yang sangat kuat juga ya...


Setelah nyampe ke rumah, boku langsung ngeluarin semua baju kotor dari koper boku. Terus boku langsung pergi ke alam mimpi secara tenang tanpa gangguan gugat dari manapun. Oh ya, tentunya boku nggak lupa muter lagu SPICE! dong. Itu lagu wajib boku sebelum tidur.

Ada yang ngetok pintu.

Siapa sih... Berisik bener. Orang mau tidur... You didn't notice it?

Boku membuka pintu dengan badan yang bisa dibilang sudah tidak dihuni rohnya lagi. Tapi saat tahu siapa di balik pintu kayu tersebut...

" K-KOK ADA MEGURINE LUKA DI SINI?! "

Megurine Luka pun ngilang kayak asap, habis itu boku mengumpulkan nyawa lagi. Boku lihat jam di hape boku. Haha, tengah malam. Bisa - bisanya boku mimpi kayak begitu...

Boku pun melanjutkan tidur.

Keesokan paginya, boku bangun dengan semangat baru. Seperti biasa, boku pun pergi ke sekolah tercinta boku.

Sesampainya di sekolah...

Eh, tumben banget. biasanya kan si Irin dateng duluan, atau si Andri.

Aku dateng pertama kali. Karena bosen, boku mulai menggambar.

Sejam berlalu. Belum ada yang datang juga? Maksud boku, belum ada cewek yang dateng juga?

Wow. Great. GREAT.

Cewek sendiri? This is my first time that it was happened! kenapakenapakenapakenapakenapakenapakenapaaaaaa???!!!!

Calm down....

Oke, sehari menjadi cewek sendiri di kelas. Akan coba boku jalani.

Kelas boku dipindah hari itu ke lab bahasa, soalnya dipake buat senpai-senpai boku buat TO. Sebagai anak yang baik, tentunya boku tidak mencoba membuat keributan barang sedikitpun. Boku hanya menyaksikan kekacauan yang dibuat oleh teman - teman boku yang lain. Mereka nyalain komputer yang harusnya buat belajar, ngutak - atik isinya.

Bosan melihat ulah mereka, boku pun pergi ke kelas anak boku. Di kelas nggak ada siapa - siapa, karena penghuninya lagi jam pelajaran olahraga sekarang. Boku jalan menuju jendela yang menghadap lapangan sepakbola. Ah, kebetulan dia lagi nggiring bola. Sebagai seorang papa yang baik, aku menyupport dia dong.

" Hei, Oz! "

FYI, Oz itu nama yang dia pilih. Itu nama seorang anak berambut kuning yang ada di komik Pandora Hearts. Nama dia yang kukasih sebenarnya Oz Eguchi Megurobe Vessalius. Cuma dia nggak mau. Yah, hancurlah kebanggaan saya sebagai seorang papa. Sedih... TT_TT

" Hah?! " Dia noleh ke atas. Papanya yang ganteng melambaikan tangan.

" Eh, Kak siapa tuh? " Anak - anak cewek yang duduk di pinggir lapangan nunjuk - nunjuk boku. Di saat yang bersamaan, boku denger suara ketawa kenceng banget dari arah lab bahasa. Boku pun berlari ke sana.

" Napa? Kok ketawa kenceng banget? "

" Ini nih, Shinichi Yudho! "

Shi-Shinichi Yudho?

" Coba aku liat ! "

" Eh, buka lagi, si Mecca mau liat! "

Saat boku melihat pemandangan di depan boku, perut boku langsung sakit seketika, gara - gara ngeliat gambar ajaib itu. Yaitu gambar Shinichi Kudo dengan muka Pak Yudho, guru komputer yang udah pindah, mukanya mesem - mesem lagi! Gimnana boku nggak mau ketawa coba?

Yah, boku pikir bersama cowok - cowok ini nggak terlalu buruk. Boku pun ikut ngutak - atik isi komputer itu dan ketawa - tawa sama mereka.

Istirahat...

Ah. boku jalan ke kelasnya Oz. Ternyata dia lagi nggambar komik. Aku ajakin dia buat nemenin papanya ini ke lab bahasa. Soalnya di sana sepi sih.

And that's how the day goes on. Sampe di rumah, boku pun nulis sebuah SMS buat Agen Nabila. And guess what? Dia nggak bisa gerakin badannya sama sekali (kalo gitu, kok bisa bales SMSnya ya?) dan sampai keesokan harinya dia masih nggak bisa gerakin juga! (boku menyimpulkan seperti itu, karena dia nggak masuk juga hari itu)Mr. Harry, guru boku, nyuruh boku SMS dia Sabtu keesokan harinya. Tapi, bodohnya boku. Nggak tau kenapa, boku malah jauh - jauh nganterin suratnya buat dia! Halaaaah... =3=

Sensei ?!

Still in the same night, I try to write something...


Beberapa hari yang lalu, boku pergi 3 hari ke Cigombong. Jadi santri cuma selama kurang dari 72 jam. Great.

Nah, saat ke pesantren itu, anak - anak di kelas 8 sekolah boku disatuin sama anak - anak kelas 8 dari sekolah di Cianjur. Habis disatuin dipecah lagi jadi beberapa kelompok. Boku kebagian sama seorang anak yang, uhm, untuk melindungi identitasnya, kita panggil dia dengan K saja ya...

K ini anak yang energik. Kalo dilihat, dia itu kayak cerminannya boku. Aku yang nyata, dia jadi bayangannya, soalnya dia ngikutin boku terus. Nah, si K ini punya temen bernama (lagi - lagi demi menjaga identitas) S. Dia juga mirip boku lho~. Dia suka makan banyak. Tapi bedanya sama boku badan boku tetep bisa kelihatan atletis, sementara dia... Ehem, agak berisi.

Tapi bukan itu yang akan saya bicarakan, Saudara - saudara sekalian.

Di kelompok boku, ketuanya adalah K. Sebagai sebuah kelompok kita diwajibkan bikin sebuah yel semangat. Sayangnya kelompok boku ini terlalu malas untuk hal remeh seperti itu. Jadilah boku sendirian yang nyusun.

' Watashitachi wa 4 Gurupu desu '

" Itu artinya apa? " temen sekelas boku, R, nanya.

" Kita grup 4. "

" Trus kenapa? "

Diem.

Boku nggak tau, di balik peristiwa naas itu ada sepasang mata yang menatap boku dengan terkagum - kagum karena kepintaran keidiotan boku.

Keesokan harinya...

" Mecca, temenku yang namanya T manggil kamu Sensei lho! Aku cerita ke dia kalo kamu bisa bahasa Jepang. " S bilang dengan berapi - api, bawa - bawa kompor dinyalain sih.

" Se, sensei !? "

" Iya, sensei! "

Boku membeku beberapa saat.

APA YANG BARU SAJA SAYA DENGAR!? SAYA DIPANGGIL SENSEI OLEH SESEORANG!? BAHKAN SAYA BELUM PERNAH NGAJAR APA - APA SEKALIPUN!

Oke, calm down...

" Mana anaknya? " Boku mencoba memecahkan misteri siapa-yang-manggil-saya-sensei ini.

" Dia nggak bisa sekarang, nanti aja deh. " S pun berlalu. Boku masih membeku.

Hmmm. Kegiatan selanjutnya : Hiking.

Sebagai anak paling pemberani di kelompok saya sendiri *halah, pipis aja minta ditemenin*, boku mengikuti hiking dengan sepenuh hati. Tanjakan boku lewati, turunan boku nggelinding. Ya enggak lah. Intinya, naik turun lah jalannya. Saat berjalan di jalanan sepanjang sawah nan licin, S datang dengan menggandeng seseorang.

" Mecca, ini lho yang manggil kamu sensei, si T! " S nunjuk T.

" Hai sensei, " kata si T.

Saat itu, boku hampir aja nabrak temen boku yang di depan.

First Post

Konbanwa, minna san!


Ini blog terbaru aku. Aku bikin baru lagi soalnya yang lama dihack seseorang TT_TT.

Okay, I shall keep writing on this blog!